| |
| |
Kalkulasi Biaya dan Keuntungan Bisnis Futsal |
|
|
| |
|
|
| |
Banyak masyarakat yang ingin mengetahui berapa biaya yang dibutuhkan dan berapa
keuntungan yang bisa didapat dari bisnis futsal ini.
Baiklah, marilah kita berhitung :
Biaya Yang Dikeluarkan |
| Konstruksi dan rumput futsal dgn bangunan sederhana |
Rp 500.000.000 |
|
| Asumsi pemasukan : |
|
| 6 jam x Rp. 150.000,- x 30 hari |
Rp 27.000.000 |
| Pemasukan dari parkir, dan kantin per hari 100,000 x 30 hari |
Rp 3.000.000 |
| Pemasukan per bulan/lapangan |
Rp 30.000.000 |
| Biaya listrik, air, gaji karyawan dll |
Rp 5.000.000 |
| Total pendapatan bersih |
Rp 25.000.000 |
|
Bila diasumsikan biaya bangunan Rp. 500,000,000 : Rp. 25.000.000 = 20 bulan
maka titik Break Event Point akan kita dapatkan selama 20 bulan, selebihnya
adalah keuntungan pemilik, kalau rumput yang bagus bisa digunakan selama
8 tahun lebih, maka 8 x 12 bulan = 96 bulan - 20 bulan = 76 bulan adalah
keuntungan pemilik lapangan.
Pengalaman kami sebagai kontraktor dari ratusan proyek kami, rata2 tingkat ( average )
penggunaan lapangan futsal berkisar 6 - 8 jam per hari, maka hitungan diatas akan lebih
menguntungkan lagi apabila average/rata2 sewa 8 jam.
Salah satu contoh menggiurkan dari bisnis futsal ini dialami oleh salah seorang klien kami
yang membuat 2 buah lapangan futsal di wilayah timur Indonesia dengan investasi
rumput sintetis sebesar Rp. 300.000.000.- dan investasi bangunan indoor Rp. 900.000.000.-
Setelah terpasang, dari 2 lapangan futsal tsb dengan harga jual Rp. 250.000 dan rata
rata tingkat sewa selama 10 jam per hari maka dari 2 lapangan futsal tersebut dapat
menghasilkan pemasukan sebesar 2 lap x Rp. 250.000 x 10 jam = Rp. 5.000.000 per hari.
Maka pemasukan yang didapatkan adalah Rp. 150.000.000 per bulan, hanya dalam
waktu 2 bulan, investasi rumput sintetis sudah tercapai titik Break Event Point ( BEP )
Untuk bangunan, menghabiskan dana utk 2 lapangan sebesar Rp. 900.000.000
maka dalam waktu 6 bulan ke depan sudah tercapai titik Break Event Point utk
investasi bangunan indoornya.
Jadi secara total biaya yang dikeluarkan adalah Rp. 300.000.000 utk rumput +
Rp. 900.000.000 utk bangunan indoor = Rp. 1.200.000.000 : Rp. 150.000.000 =
8 bulan, semua investasi sudah tercapai titik BEP ( Break Event Point ).
Bahkan kalau hari sabtu/minggu dan hari libur, tingkat sewa rata2 mencapai 15 jam -
18 jam, dimulai dari jam 6 pagi sampai jam 12 malam dengan jeda 2 -3 jam diantara
waktu tersebut.
Hitungan ini sepertinya luar biasa dan hampir tidak masuk akal, namun itulah kenyataan
yang ada, informasi ini kami dapatkan langsung dari klien kami tanpa mengurangi atau
menambahkan fakta tersebut.
Nah, setelah membaca ulasan kami ini, masing masing silahkan mengambil kesimpulan
sendiri.
Terimakasih
EmbassyGrass Indonesia |
|
|
|